Biografi Steve Jobs
Setelah
melakukan wawancara empat puluh kali selama dua tahun, serta wawancara dengan
lebih dari seratus keluarga, sahabat, teman, kolega, bahkan dengan pesaing dan
musuh, akhirnya Walter Isaacton yang juga seorang penulis terkenal menulis
sebuah kisah yang sangat memukau dan menarik tentang jatuh bangunnya seorang
pengusaha yang kreatif dan memiliki kepribadian dengan menggugah gairah akan
kesempurnaan dan control gila-gilaannya yang berhasil merevolusi enam industri,
yaitu : computer pribadi, film animasi, musik, ponsel, computer tablet dan
penerbitan digital. Kepergian
Steve Jobs pada tanggal 5 Oktober tahun 2011 lalu tentu banyak meninggalkan
jejak yang fenomenal atas ide-idenya, sehingga perlu dituangkan dalam sebuah
biografi, dan buku ini telah dicetak dalam berbagai macam bahasa. Dan satu hal
yang mengagetkan Isaacton adalah bahwa Steve Jobs tidak akan pernah mengatur
apa isi buku tersebut, apapun boleh ditulis dan Steve Jobs berjanji tidak akan
membaca buku biografinya sebelum buku tersebut selesai ditulis.
Steven Paul “Steve” Jobs lahir di Sun Fransisco, California, Amerika
Serikat pada tanggal 24 Februari 1955. Orang tua biologis Jobs adalah
Abdulfattah Jandali dan Joanne Simpson, mereka berdua tidak direstui dalam
pernikahan karena beda keyakinan akhirnya Steve diadopsi oleh Paul dan Clara,
yaitu pasangan yang sudah menikah dan selama 9 tahun belum memiliki keturunan. Sebenarnya
Joanne dan Jandali akan merencanakan pernikahan setelah ayah Joanne meninggal
dan berencana untuk mengambil Steve kembali, tapi sayangnya Steve Jobs sudah
diadopsi dahulu oleh Paul dan Clara. Dan akhirnya Joanne dan Jandali memiliki
seorang putri yang diberi nama Mona Simpson yang sekarang menjadi seorang
novelis. Jobs akan sangat marah jika ada seseorang yang menyebut Paul dan Clara
adalah orang tua adopsinya. Dia berkata, “Mereka 1000% orangtuaku”. Sebaliknya,
ketika membicarakan orang tua kandungnya, dia berkata dengan kasar, “Mereka
bank sperma dan telurku — itu tidak kasar, tetapi kenyataan, bank sperma, tidak
lebih”.
Pada
tanggal 18 Maret 1991 Jobs menikahi Laurene Powell, keduanya dikaruniai seorang
putra dan dua orang putri. Sebelumnya, Jobs memiliki kisah cinta dengan beberapa mantan
kekasihnya dianggap sebagai sisi romantis seorang Jobs. Ia sempat berpacaran
dengan Chrisann Brennan (teman SMA), Jennifer Egan (mahasiswi University
Pennsylvania yang bekerja di sebuah tabloid mingguan San Fransisco),Tina Redse
(karyawan Apple Foundation), Joan Baez (penyanyi & penulis lagu perlawanan
Amerika terkenal), dan Laurene Powell (sekarang istrinya). Banyak hubungannya
yang putus nyambung karena beda prinsip.
Pada tahun 1976, Steve Jobs bersama Steve Wozniak dan
Ronald Wayne dengan pendanaan dari menejer pemasaran produk dan teknis
semi-pensiun intel A.C “Mike” Markkula Jr., mendirikan Apple. Ketika Apple
terus meluas, perusahaan terus mencari eksekutif berpengalaman untuk membantu
mengelola ekspansinya. Tahun 1983, Steve Jobs berhasil memancing John Sculley
keluar dari Pepsi-Cola untuk menjadi CEO Apple. Pada pertemuan tahunan pemegang
saham Apple Jobs yang emosional memperkenalkan Macintosh kepada hadirin yang
sangat antusias, Macintosh sendiri merupakan sebuah computer kecil pertama yang
sukses secara komersial. Meski Jobs digambarkan sebagai direktur Apple yang
persuasif dan karismatik, sejumlah karyawannya pada waktu itu menggambarkannya
sebagai manajer yang selalu berubah pikiran dan temperamental. Penurunan
penjualan di seluruh industri menjelang akhir 1984 mengakibatkan keretakan
hubungan kerja Jobs dengan Sculley, dan pada akhir Mei 1985 – setelah
ketegangan internal dan pengumuman PHK besar-besaran – Sculley mengakhiri
jabatan Jobs sebagai kepala divisi Macintosh.
Pada waktu yang sama, Jobs mendirikan perusahaan komputer
lain, NeXT Computer. Seperti Apple Lisa, teknologi stasiun kerja NeXT sangat
maju, namun industri
ini menganggap sebagai barang mahal. Jobs memasarkan produk NeXT di bidang
ilmiah dan akademik karena teknologi baru yang inovatif dan eksperimental yang
dimilikinya (seperti kernel Mach, chip pemroses sinyal digital, dan port Ethernet terpasang
tetap). Tahun 1986, Jobs membeli The Graphics
Group (kemudian berganti nama menjadi Pixar) dari divisi
grafis komputer Lucasfilm senilai
$10 juta, $5 juta di antaranya diberikan kepada Lucasfilm sebagai
modal.
Pada tahun 2003 dan
2004 kontrak Pixar dengan Disney habis, sehingga Jobs dan
pimpinan eksekutif Disney Michael Eisner mencoba bernegosiasi tentang kerjasama baru
tetapi akhirnya gagal, dan pada awal 2004 Jobs mengumumkan
bahwa Pixar akan menjadi mitra baru untuk mendistribusikan film-filmnya setelah
kontrak dengan Disney berakhir.
Setelah
persetujuan ditutup, Jobs menjadi pemegang saham tunggal terbesar The Walt Disney Company dengan
penguasaan sekitar 7% saham perusahaan tersebut. Saham Jobs di Disney jauh
melampaui milik Eisner yang hanya 1,7%, dan anggota keluarga Disney Roy E. Disney, yang hingga
kematiannya tahun 2009 hanya memegang sekitar 1% saham perusahaan.
Tahun 1996,
Apple mengumumkan bahwa mereka membeli NeXT senilai
$429 juta. Persetujuan ini diakhiri pada akhir 1996, sehingga membawa Jobs
kembali ke perusahaan yang ia dirikan bersama. Jobs menjadi kepala de facto
setelah CEO Gil Amelio diturunkan
bulan Juli.
Melalui
pembelian NeXT, sebagian teknologi perusahaan ini masuk dalam produk-produk
Apple, terutama NeXTSTEP yang kemudian berubah menjadi Mac OS X. Di bawah
arahan Jobs, perusahaan ini meningkatkan penjualannya dengan pesat melalui
pengenalan iMac dan
produk-produk baru lain. Sejak itu, desain menarik dan merek yang kuat telah
berjalan dengan baik untuk Apple. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan ini mulai
bercabang, memperkenalkan dan memperbarui peralatan digital lain. Melalui
pengenalan pemutar musik portabel iPod, perangkat
lunak musik digital iTunes, dan iTunes Store, perusahaan
ini merambah bidang elektronik konsumen dan distribusi musik. Tahun 2007, Apple
memasuki bisnis telepon seluler melalui pengenalan iPhone, sebuah
telepon seluler dengan tampilan multi-sentuh yang juga memiliki fitur iPod dan,
dengan peramban web bergeraknya sendiri, berhasil mengubah dunia peramban web
bergerak. Dengan terus mendorong inovasi, Jobs juga mengingatkan karyawannya
bahwa "seniman sejati mengirimkan karyanya", yang berarti bahwa mengirimkan produk
pada waktunya sama pentingnya seperti inovasi dan desain menarik. Jobs dikagumi
juga dikritik atas kemampuan persuasi dan kewirausahaannya yang berjalan
sempurna, yang dijuluki sebagai "kawasan pengalihan kenyataan".
Banyak yang
berpendapat bahwa Steve Jobs memiliki kepribadian yang agresif dan menuntun.
Dia dianggap sebagai seseorang yang egomaniak karena gaya kepemimpinannya yang
temperamental. Jobs juga masuk dalam kategori bos paling tegas di Amerika
Serikat menurut salah satu majalah Fortune karena gaya kepemimpinannya di NeXT.
Jobs selalu
ingin menempatkan Apple beserta produknya di garis depan industri teknologi
informasi dengan meramalkan dan menetapkan tren, setidaknya dalam hal inovasi
dan gaya.
Pada
pertengahan tahun 2004, Jobs mengumumkan kepada karyawannya bahwa dia
didiagnosis mengalami tumor kanker di pancreas. Prognosis kanker pancreas
biasanya sangat rendah, namun Jobs menyatakan bahwa dia mengalami tumor langka
kurang agresif yang dikenal sebagai tumor neuroendokrin sel islet.
setelah Jobs didiagnosis mempunyai penyakit kanker tumor, kesehatannya semakin
menurun. Pada bulan April 2009 Jobs menjalani transplantasi hati di Methodist
University Hospital Transplant Institute di Memphis,
Tennessee. Setelah menjalani transplantasi hati Jobs diberi cuti
medis. Tetapi pada akhirnya pada tanggal 24 Agustus Jobs mengumumkan bahwa
dirinya mengundurkan dari CEO Apple karena dia sudah tidak bisa menjalankan
tugas dan pekerjaannya sebagai CEO Apple. Akibat komplikasi kanker pancreas
bentuk langka yang dideritanya akhirnya Jobs meninggal dunia pada tanggal 5
Oktober 2011 di rumahnya. Jobs meninggalkan Laurene istrinya, yang selama ini
sudah mendampinginya selama 20 tahun, 3 anak mereka dan Lisa Brennan-Jobs,
putri Jobs dari pernikahan sebelumnya.
Buku
ini hanya memerlukan satu kata saja – inspiratif – untuk menunjukkan bahwa ia
sangat layak untuk dibaca oleh siapapun. Steve Jobs dikenal dengan presentasi –
presentasinya yang memukau dan kata – katanya yang “bersayap”. Namun buku
ini menguak lebih dalam lagi sisi kehidupan Steve Jobs yang mungkin belum anda
ketahui. Buku ini benar-benar membuka tabir
tentang Steve Jobs dan Apple. Pencurian Apple terhadap Xerox, alasan mobil
Steve Jobs yang tidak dipakai plat nomer, cerita tentang Steve Wozniak, dan
masih banyak lagi. Steve Jobs bukan apa-apa tanpa Steve Wozniak, karena otak
dari Apple adalah Steve Wozniak. Begitu pun sebaliknya, tanpa Jobs, Wozniak
akan memberikan secara gratis perangkat komputer yang ia buat kepada
perkumpulan komputernya.
Fakta-Fakta
Steve Jobs
- Ayah Kandung : Abdulfattah "John" Jandali
- Ibu Kandung : Joanne Schieble Jandali Simpson
- Ayah Angkat : Paul Reinhold Jobs
- Ibu Angkat : Clara
- Saudara Angkat : Patty Jobs (hasil adopsi lain Paul Jobs & Clara)
- Adik Kandung : Mona Simpson
- Istri : Laurene Powell
- Anak Kandung : Lisa Brennan (dari Chrisann Brennan), Reed Jobs (anak pertama dgn Laurene), Erin Jobs (anak kedua dgn Laurene), Eve Jobs (anak ketiga dgn Laurene)
- Perusahaan yang Pernah Dipimpin : Apple, NeXT, Pixar
- Musik Favorit : Bob Dylan, The Beatles, The Rolling Stones
Tidak ada komentar:
Posting Komentar