Kamis, 04 April 2013

Biografi Steve Jobs

            Setelah melakukan wawancara empat puluh kali selama dua tahun, serta wawancara dengan lebih dari seratus keluarga, sahabat, teman, kolega, bahkan dengan pesaing dan musuh, akhirnya Walter Isaacton yang juga seorang penulis terkenal menulis sebuah kisah yang sangat memukau dan menarik tentang jatuh bangunnya seorang pengusaha yang kreatif dan memiliki kepribadian dengan menggugah gairah akan kesempurnaan dan control gila-gilaannya yang berhasil merevolusi enam industri, yaitu : computer pribadi, film animasi, musik, ponsel, computer tablet dan penerbitan digital. Kepergian Steve Jobs pada tanggal 5 Oktober tahun 2011 lalu tentu banyak meninggalkan jejak yang fenomenal atas ide-idenya, sehingga perlu dituangkan dalam sebuah biografi, dan buku ini telah dicetak dalam berbagai macam bahasa. Dan satu hal yang mengagetkan Isaacton adalah bahwa Steve Jobs tidak akan pernah mengatur apa isi buku tersebut, apapun boleh ditulis dan Steve Jobs berjanji tidak akan membaca buku biografinya sebelum buku tersebut selesai ditulis.
Steven Paul “Steve” Jobs lahir di Sun Fransisco, California, Amerika Serikat pada tanggal 24 Februari 1955. Orang tua biologis Jobs adalah Abdulfattah Jandali dan Joanne Simpson, mereka berdua tidak direstui dalam pernikahan karena beda keyakinan akhirnya Steve diadopsi oleh Paul dan Clara, yaitu pasangan yang sudah menikah dan selama 9 tahun belum memiliki keturunan. Sebenarnya Joanne dan Jandali akan merencanakan pernikahan setelah ayah Joanne meninggal dan berencana untuk mengambil Steve kembali, tapi sayangnya Steve Jobs sudah diadopsi dahulu oleh Paul dan Clara. Dan akhirnya Joanne dan Jandali memiliki seorang putri yang diberi nama Mona Simpson yang sekarang menjadi seorang novelis. Jobs akan sangat marah jika ada seseorang yang menyebut Paul dan Clara adalah orang tua adopsinya. Dia berkata, “Mereka 1000% orangtuaku”. Sebaliknya, ketika membicarakan orang tua kandungnya, dia berkata dengan kasar, “Mereka bank sperma dan telurku — itu tidak kasar, tetapi kenyataan, bank sperma, tidak lebih”.
Pada tanggal 18 Maret 1991 Jobs menikahi Laurene Powell, keduanya dikaruniai seorang putra dan dua orang putri. Sebelumnya, Jobs memiliki kisah cinta dengan beberapa mantan kekasihnya dianggap sebagai sisi romantis seorang Jobs. Ia sempat berpacaran dengan Chrisann Brennan (teman SMA), Jennifer Egan (mahasiswi University Pennsylvania yang bekerja di sebuah tabloid mingguan San Fransisco),Tina Redse (karyawan Apple Foundation), Joan Baez (penyanyi & penulis lagu perlawanan Amerika terkenal), dan Laurene Powell (sekarang istrinya). Banyak hubungannya yang putus nyambung karena beda prinsip.
            Pada tahun 1976, Steve Jobs bersama Steve Wozniak dan Ronald Wayne dengan pendanaan dari menejer pemasaran produk dan teknis semi-pensiun intel A.C “Mike” Markkula Jr., mendirikan Apple. Ketika Apple terus meluas, perusahaan terus mencari eksekutif berpengalaman untuk membantu mengelola ekspansinya. Tahun 1983, Steve Jobs berhasil memancing John Sculley keluar dari Pepsi-Cola untuk menjadi CEO Apple. Pada pertemuan tahunan pemegang saham Apple Jobs yang emosional memperkenalkan Macintosh kepada hadirin yang sangat antusias, Macintosh sendiri merupakan sebuah computer kecil pertama yang sukses secara komersial. Meski Jobs digambarkan sebagai direktur Apple yang persuasif dan karismatik, sejumlah karyawannya pada waktu itu menggambarkannya sebagai manajer yang selalu berubah pikiran dan temperamental. Penurunan penjualan di seluruh industri menjelang akhir 1984 mengakibatkan keretakan hubungan kerja Jobs dengan Sculley, dan pada akhir Mei 1985 – setelah ketegangan internal dan pengumuman PHK besar-besaran – Sculley mengakhiri jabatan Jobs sebagai kepala divisi Macintosh.

            Pada waktu yang sama, Jobs mendirikan perusahaan komputer lain, NeXT Computer. Seperti Apple Lisa, teknologi stasiun kerja NeXT sangat maju, namun industri ini menganggap sebagai barang mahal. Jobs memasarkan produk NeXT di bidang ilmiah dan akademik karena teknologi baru yang inovatif dan eksperimental yang dimilikinya (seperti kernel Mach, chip pemroses sinyal digital, dan port Ethernet terpasang tetap). Tahun 1986, Jobs membeli The Graphics Group (kemudian berganti nama menjadi Pixar) dari divisi grafis komputer Lucasfilm senilai $10 juta, $5 juta di antaranya diberikan kepada Lucasfilm sebagai modal. Pada tahun 2003 dan 2004 kontrak Pixar dengan Disney habis, sehingga Jobs dan pimpinan eksekutif Disney Michael Eisner mencoba bernegosiasi tentang kerjasama baru tetapi akhirnya gagal, dan pada awal 2004 Jobs mengumumkan bahwa Pixar akan menjadi mitra baru untuk mendistribusikan film-filmnya setelah kontrak dengan Disney berakhir. Setelah persetujuan ditutup, Jobs menjadi pemegang saham tunggal terbesar The Walt Disney Company dengan penguasaan sekitar 7% saham perusahaan tersebut. Saham Jobs di Disney jauh melampaui milik Eisner yang hanya 1,7%, dan anggota keluarga Disney Roy E. Disney, yang hingga kematiannya tahun 2009 hanya memegang sekitar 1% saham perusahaan.
            Tahun 1996, Apple mengumumkan bahwa mereka membeli NeXT senilai $429 juta. Persetujuan ini diakhiri pada akhir 1996, sehingga membawa Jobs kembali ke perusahaan yang ia dirikan bersama. Jobs menjadi kepala de facto setelah CEO Gil Amelio diturunkan bulan Juli. Melalui pembelian NeXT, sebagian teknologi perusahaan ini masuk dalam produk-produk Apple, terutama NeXTSTEP yang kemudian berubah menjadi Mac OS X. Di bawah arahan Jobs, perusahaan ini meningkatkan penjualannya dengan pesat melalui pengenalan iMac dan produk-produk baru lain. Sejak itu, desain menarik dan merek yang kuat telah berjalan dengan baik untuk Apple. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan ini mulai bercabang, memperkenalkan dan memperbarui peralatan digital lain. Melalui pengenalan pemutar musik portabel iPod, perangkat lunak musik digital iTunes, dan iTunes Store, perusahaan ini merambah bidang elektronik konsumen dan distribusi musik. Tahun 2007, Apple memasuki bisnis telepon seluler melalui pengenalan iPhone, sebuah telepon seluler dengan tampilan multi-sentuh yang juga memiliki fitur iPod dan, dengan peramban web bergeraknya sendiri, berhasil mengubah dunia peramban web bergerak. Dengan terus mendorong inovasi, Jobs juga mengingatkan karyawannya bahwa "seniman sejati mengirimkan karyanya", yang berarti bahwa mengirimkan produk pada waktunya sama pentingnya seperti inovasi dan desain menarik. Jobs dikagumi juga dikritik atas kemampuan persuasi dan kewirausahaannya yang berjalan sempurna, yang dijuluki sebagai "kawasan pengalihan kenyataan".
            Banyak yang berpendapat bahwa Steve Jobs memiliki kepribadian yang agresif dan menuntun. Dia dianggap sebagai seseorang yang egomaniak karena gaya kepemimpinannya yang temperamental. Jobs juga masuk dalam kategori bos paling tegas di Amerika Serikat menurut salah satu majalah Fortune karena gaya kepemimpinannya di NeXT. Jobs selalu ingin menempatkan Apple beserta produknya di garis depan industri teknologi informasi dengan meramalkan dan menetapkan tren, setidaknya dalam hal inovasi dan gaya.
            Pada pertengahan tahun 2004, Jobs mengumumkan kepada karyawannya bahwa dia didiagnosis mengalami tumor kanker di pancreas. Prognosis kanker pancreas biasanya sangat rendah, namun Jobs menyatakan bahwa dia mengalami tumor langka kurang agresif yang dikenal sebagai tumor neuroendokrin sel islet. setelah Jobs didiagnosis mempunyai penyakit kanker tumor, kesehatannya semakin menurun. Pada bulan April 2009 Jobs menjalani transplantasi hati di Methodist University Hospital Transplant Institute di Memphis, Tennessee. Setelah menjalani transplantasi hati Jobs diberi cuti medis. Tetapi pada akhirnya pada tanggal 24 Agustus Jobs mengumumkan bahwa dirinya mengundurkan dari CEO Apple karena dia sudah tidak bisa menjalankan tugas dan pekerjaannya sebagai CEO Apple. Akibat komplikasi kanker pancreas bentuk langka yang dideritanya akhirnya Jobs meninggal dunia pada tanggal 5 Oktober 2011 di rumahnya. Jobs meninggalkan Laurene istrinya, yang selama ini sudah mendampinginya selama 20 tahun, 3 anak mereka dan Lisa Brennan-Jobs, putri Jobs dari pernikahan sebelumnya.
Buku ini hanya memerlukan satu kata saja – inspiratif – untuk menunjukkan bahwa ia sangat layak untuk dibaca oleh siapapun. Steve Jobs dikenal dengan presentasi – presentasinya yang memukau dan kata – katanya yang “bersayap”.  Namun buku ini menguak lebih dalam lagi sisi kehidupan Steve Jobs yang mungkin belum anda ketahui. Buku ini benar-benar membuka tabir tentang Steve Jobs dan Apple. Pencurian Apple terhadap Xerox, alasan mobil Steve Jobs yang tidak dipakai plat nomer, cerita tentang Steve Wozniak, dan masih banyak lagi. Steve Jobs bukan apa-apa tanpa Steve Wozniak, karena otak dari Apple adalah Steve Wozniak. Begitu pun sebaliknya, tanpa Jobs, Wozniak akan memberikan secara gratis perangkat komputer yang ia buat kepada perkumpulan komputernya.

            Fakta-Fakta Steve Jobs
  • Ayah Kandung : Abdulfattah "John" Jandali
  • Ibu Kandung : Joanne Schieble Jandali Simpson
  • Ayah Angkat : Paul Reinhold Jobs
  • Ibu Angkat : Clara
  • Saudara Angkat : Patty Jobs (hasil adopsi lain Paul Jobs & Clara)
  • Adik Kandung : Mona Simpson
  • Istri : Laurene Powell
  • Anak Kandung : Lisa Brennan (dari Chrisann Brennan), Reed Jobs (anak pertama dgn Laurene), Erin Jobs (anak kedua dgn Laurene), Eve Jobs (anak ketiga dgn Laurene)
  • Perusahaan yang Pernah Dipimpin : Apple, NeXT, Pixar
  • Musik Favorit : Bob Dylan, The Beatles, The Rolling Stones




Tidak ada komentar:

Posting Komentar